Hal yang menarik Dari Masjid Raya Baiturrahman

Hal yang menarik Dari Masjid Raya Baiturrahman

Hal yang menarik Dari Masjid Raya Baiturrahman

Kubah masjid – Masjid Raya Baiturrahman ialah kebanggaan penduduk Aceh. Tidak hanya jadi landmark dari provinsi tersebut, masjid yang selamat kala Tsunami Aceh tahun 2004 ini pula sarat keajaiban.

Terdapat di Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman adalah tempat beribadah sekaligus juga landmark penting di Aceh. Tetapi bukan sekedar megah, masjid itu pun jadi saksi bisu dari banyak cerita ajaib.

kubah masjid

Menariknya kembali, Masjid Raya Baiturrahman jadi tempat berlindung kaum muslim ataupun non-muslim waktu tsunami berlangsung. Seperti dikatakan oleh Imam Masjid Raya Baiturrahman.waktu itu air menghempas kencang serta menewaskan banyak korban jiwa. Pada saat bangunan lainnya hancur karena gelombang tsunami, Masjid Raya Baiturrahman malah masih tetap berdiri tegap. Bahkan juga, masjid ini tidak hancur walau arus air begitu kencang!

Yakin tidak yakin, cuma sisi pagar dari Masjid Raya Baiturrahman saja yang rusak karena terpaan arus air. Dan bagian masjid benar-benar tidak rusak. Memang, perihal ini susah dipikirkan dengan nalar. Tetapi bila telah kuasa Tuhan, apa pun yang mustahil bisa jadi berlangsung. Kubah masjid

Kubah Masjid

Masjid Raya Baiturrahman, salah satunya simbol bagi provinsi  Aceh, tampak makin cantik serta megah sesudah diperbaiki pada tahun 2017 kemarin. Diluar itu, masjid yang pertama-tama dibuat pada 1612 ini tetap ramai dengan pengunjung dari beberapa daerah di Aceh, Nusantara, pengunjung mancanegara.

baca juga : Kubah masjid

Sesudah pemasangan marmer asal Italia dan penampahan payung elektrik, Masjid Raya Baiturrahman bisa menyimpan seputar 24 ribu jamaah dari mulanya 9.000 jamaah. Dengan kapasitasnya itu, masjid ini tidak dapat kembali dibersihkan dengan manual.

Semakin ramainya pengunjung ini membawa konsekuensi, terpenting di bagian kebersihan, dimana pengurus masjid mesti kerja keras sepanjang waktu selalu untuk mengawasi kebersihan lingkungan masjid.

Tetapi pekerjaan mereka sekarang dipermudah, sebab semenjak Desember 2017 lantas, mereka sudah diberi 6 unit mobil pembersih lantai. Alat-alat pembersih berjalan yang disebut hibah dari Bank Aceh ini diperlengkapi alat penyapu, penyemprot air, plus pengering lantai. Setiap saat melalui, lantai marmer di halaman Masjid Baiturrahman, langsung kinclong serta bebas debu. Kubah masjid

Hadvals