Petani Udang Membutuhkan Genset

Petani Udang Membutuhkan Genset

Segala hal yang dibawa masuk ke dalam hatchery wajib melewati proses biosekuriti. Tidak terkecuali pakan induk. Menurut Senior Sales Executive Skretting Indonesia, Fauzan Bahri, pakan menjadi salah satu faktor penting di hatchery sebagai asupan nutrisi. Lebih lanjut Fauzan menjelaskan bahwa di hatchery mengenal dua jenis pakan yaitu pakan alami seperti plankton dan artemia, serta artificial feed (pakan buatan).

Berkaitan dengan biosekuriti, diakui Fauzan, pakan buatan memang relatif lebih aman sepanjang diproduksi oleh pabrikan yang sudah memiliki standar yang baik. Tingkat risiko kontaminasinya pun sangat kecil sekali, jelas Fauzan. Sedangkan pakan alami perlu menjadi perhatian khusus para teknisi di hatchery karena berpotensi adanya kontaminasi.

Oleh karena itu perlu persiapan yang ekstra dalam mempersiapkan pakan alami baik itu plankton maupun artemia. Pakan buatan untuk benur udang dari stadia zoea hingga Post Larvae (PL) mengandung nutrisi yang sangat tinggi meskipun stadia nya berbeda. Hal ini, menurut Fauzan, untuk menjamin performa benur yang baik. Kebutuhan spesifik berdasarkan stadianya sendiri belum diketahui. Tim ahli kami saat ini belum memiliki data penelitian akurat yang menemukan tingkat keperluan nutrisi (protein, lemak, etc.) untuk masing-masing, ucapnya. Selain nutrisi yang tinggi, yang terpenting lainnya pada pakan benur buatan adalah mudah tercerna, palatability yang bagus, dan efek terhadap kualitas air yang baik.

Begitu halnya dengan pakan indukan udang. Pakan alami untuk induk udang umumnya adalah cacing laut, cumi, biomass artemia, kerang, dan tiram. Ketergantungan induk udang terhadap pakan alami masih sangat tinggi. Hal ini menjadi seperti dilema juga bagi para breeder udang. Di satu sisi harus memperhatikan kemanan pakan agar bebas kontaminasi, di sisi lain juga masih tergantung pakan alami. Menurut Fauzan, sampai saat ini masih belum ada pakan buatan yang bisa menggantikan 100 persen pakan alami. Tetapi yang mulai bisa dilakukan sekarang adalah mengurangi pemakaian pakan alami dengan pakan buatan. Dari beberapa pelanggannya, Fauzan melihat hasil positif dari kombinasi pakan tersebut.

Hasilnya sudah terlihat positif dimana performance induk yang menggunakan kombinasi pakan alami dan buatan sudah sama dengan yang menggunakan full pakan alami, terang Fauzan. Ketergantungan terhadap pakan alami untuk induk juga diamini oleh Bong. Menurutnya, dalam pakan alami hasil tangkapan dari alam itu seperti terdapat faktor X yang belum bisa digantikan oleh pakan buatan. Saya kira induk udang masih tertarik dengan bau amis yang dikeluarkan pakan alami, ujar Bong. Ia pun mengkombinasikan pakan alami dan pakan buatan dengan perbandingan 70 : 30.

Meski belum dapat menggantikan pakan alami secara keseluruhan, hadirnya pakan buatan untuk induk tentunya memberikan kontribusi bagi sistem biosekuriti di hatchery. Proses pembuatan pakan induk dengan standar kemanan bahan baku yang tinggi dapat mereduksi potensi kontaminasi yang dibawa oleh pakan alami.

Genset Sangat Membantu Petani

Udang adalah hewan yang hidupnya harus di air yang bergerak. Jika habitatnya berupa air yang tidak mengalir, maka udang tersebut bisa mati dan petani rugi besar pastinya. Maka dari itulah tidak heran jika kita ke tambak udang pasti menjumpai kincir yang berguna untuk menggerakan air. Dan kincir tersebut bisa bekerja menggunakan listrik.

Bagaiman jika listrik padam? Kincir tidak akan bekerja dan udang bisa mati. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa petani membutuhkan bantuan genset supaya kincir dapat terus bekerja dan udang bisa bertahan hidup sehingga bisa dipanen pada saatnya nanti.

Namun sayangnya petani ini masih belum mengetahui dimana tempat jual genset yanmar murah dan bagaimana cara memilihnya. Saya harap ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan edukasi terhadap petani.

Hadvals